Arti Nama Muhammad Dan Variasinya Dalam Bahasa Indonesia

Arti Nama Muhammad dan Variasinya dalam Bahasa Indonesia


Nama Muhammad sudah dipakai sebagai nama orang di Indonesia. Bahkan sebelum kemerdekaan, nama tokoh usaha dan pergerakan di Indonesia sudah memakai Muhammad di awal nama.

Contoh nama tokoh yang memakai nama Muhammad antara lain M. Yamin (Muhammad Yamin), Muhammad Roem, M. Natsir, dan Moh. Hatta. Tokoh-tokoh tersebut merupakan tokoh pejuang bangsa Indonesia. Bahkan, nama Moh. Hatta tercatat sebagai proklamator kemerdekaan bangsa Indonesia.

Di awal kemerdekaan, tokoh yang memakai nama Muhammad di awal nama ialah mereka yang berlatar belakang  dari wilayah Sumatera. Sementara tokoh-tokoh yang berasal dari tempat lain, termasuk dari Jawa,  masih kental nama Jawa. Misalnya: Soekarno, Kasman Singodimejo. Meskipun tokoh tersebut merupakan tokoh Islam bila berasal dari Jawa, tidak memakai nama Muhammad. Contoh: Tjokro Aminoto (Cokro Aminoto), tokoh Sarekat Islam.


Bahkan, tokoh yang berasal dari kalangan pesantren juga tidak memakai nama Muhammad di awal. Contoh Wahid Hasyim putra KH. Hasyim Asyari, yang juga ayahanda KH. Abdurahman Wahid.

Penamaan masyarakat Jawa pada waktu itu (sebelum kemerdekaan) masih tidak identik dengan penggunaan muhammad. Namun, dalam perkembangannya, nama Muhammad juga dipakai untuk nama orang Jawa. Bahkan di kalangan santri, penggunaan nama Muhammad untuk anak pria seperti menjadi kewajiban. Seperti halnya nama Siti yang ‘harus’ digunakan oleh anak perempuan.

Arti Muhammad

Muhammad merupakan serapan dari bahasa Arab hasil transliterasi dari goresan pena Arab  (محمد). Kata muhammad ini merupakan bentuk turunan dari hamada (حمد) yang mempunyai arti dasar puji, syukur, terimakasih. Sementara, muhammad artinya ialah orang yang terpuji.

Variasi penulisan muhammad yang ada pada nama orang Indonesia sangat beragam. Bentuk penulisan nama Muhammad antara lain sebagai berikut.

-  Hanya ditulis satu huruf: M

Contoh nama tokoh M. Yamin, M. Natsir.

- Ditulis Moh.
Contoh nama tokoh Moh. Hatta. Penulisan ini juga banyak dipakai untuk nama orang yang disingkat. Contoh nama tokoh kini ialah Moh. Mahfud MD. Adakalanya juga ditulis: Moch. Contoh Moch. Sroedji tokoh satria dari Jember.

Berikut variasi penulisan nama Muhammad yang umum dipakai oleh masyarakat Indonesia: Muhamad; Muchammad; Mochammad; Mohammad; Muhamat; Moch. Dalam masyarakat Jawa dan Madura biasanya hanya ditulis Mat atau Mad saja. Hal ini disebabkan lantaran masyarakat cenderung memakai bahasa verbal daripada bahasa tulis. Jadi, dikala ada pendataan KTP misalnya, dikala ditanya siapa namanya? Dijawab: Mat Juari akhirnya ditulis Mat Juari oleh petugas.

Penggunan nama Mat atau Mad ini banyak di Jawa Timur juga wilayah lain. Nama mad atau mat juga dipakai dalam dunia hiburan contohnya ada nama tokoh Mat Solar dalam serial dan film Bajaj Bajuri. Contoh lain ialah Mat Pi’i tokoh fiktif dalam koran Radar Jember. Penyingkatan ini berasal dari Muhammad Syafi’i  menjadi Mat Pi’i.

Lalu, bahwasanya bagaimana penulisan nama Muhammad yang benar?

Penulisan nama muhammad yang benar:
Seperti telah dijelaskan di atas, nama muhammad merupakan hasil transliterasi dari goresan pena arab. Jika diurai, goresan pena arab itu terdiri dari mim, ha’, mim (yang ditasdid), dan dal (م، ح، مّ، د ). Dalam kaidah ilmu tajwid (ilmu suara Bahasa Arab), mim yang bertasydid pertanda bahwasanya ada dua mim, di situ.

Masing-masing abjad tersebut bila ditransliterasikan ke goresan pena latin bahasa Indonesia menjadi m, h, m, m, dan d. Kemudian, penggunaan abjad vokal dalam Bahasa Indonesia menurut harakat yang dipakai dalam Bahasa Arab. Maka مُ menjadi mu;   حَ  menjadi ha dan مّ  menjadi mma, diakhiri dengan دْ sehingga tidak perlu vokal. Jadilah Muhammad.

Penulisan muhammad ini menurut transliterasi yang diubahsuaikan dengan pengecap Indonesia dan kesusaian pelafalan abjad Arab menurut ilmu tajwid. Jikapun tidak ditulis muhammad tapi variasi yang lain, juga tidak apa-apa. Tidak ada yang salah dalam penulisan nama.

Selain muhammad bentuk turunan dari kata dasar hamada juga diserap ke dalam bahasa Indonesia. Nama lain yang berasal dari bahasa Arab yang sejenis dengan muhammad adalah: mahmud; ahmad; dan hamid.

Muhammad artinya orang yang terpuji.
Mahmud  artiya yang terpuji.
Hamid artinya yang punya nama baik.
Ahmad  artinya melaksanakan perbuatan terpuji.

Arti-arti di atas dikutip dari Kamus Al-Munawwir Arab Indonesia Terlengkap (lihat Munawwir, AW: 1997:294).

Kata mahmud dan hamid dapat dipakai untuk nama wanita dengan menambah ta’ marbuta (ة) di potongan simpulan kata menjadi mahmudah, dan hamidah. Artinya tetap.

Selain mempunyai arti yang bagus, biasanya penggunaan nama muhammad dan banyak sekali variasinya yang sejenis, bukan semata-mata memperhatikan arti nama tetapi juga berkeinginan untuk menggandakan nama Nabi. Yaitu Nabi Muhammad. Bagi seorang muslim, menggandakan Nabi ialah sebuah hal yang terpuji. Setidaknya, dengan menyematkan nama muhammad pada nama anaknya, disertati impian bahwa anaknya dapat menggandakan dan menjadi umat Nabi yang baik.

Lain lagi dengan istilah mahmud yang akhir-akhir ini berkembang di masyarakat. Khususnya melalui media sosial. Istilah mahmud yang dipakai dalam meme ataupun pernyataan di sosial media merupakan akronimisasi kata mahmud dari frasa mamah muda. Maksudnya, ibu-ibu yang masih muda.

Tambahan, berikut nama mad yang hanya diambil belakangnya saja, yang pernah aku dengar di lingkungan saya:
Mad Rais, Mat Juari, Mat Pi’i. Mat Pak Sol, Matasan (ini bentuk singkat dari Muhammad Hasan, mungkin), Madrani (akronim dari Muhammad Roni, mungkin), Mat curut (ini namanya Ahmad, panggilannya curut, jadinya begitu).


Kalau di sekitar Anda, ada yang berjulukan Muhammad atau sekadar dipanggil Mad?
Buat lebih berguna, kongsi:

Trending Kini:

Contoh Permintaan Pengajian Pelantikan Masjid / Mushola

Contoh Undangan Pengajian Peresmian Masjid / Musholla. Surat undangan merupakan surat yang memberitahukan, mengajak, suatu usul atau permo...